EDUKASI DAN MITIGASI COVID-19 UNTUK MASYARAKAT KELURAHAN TANAH GROGOT, KALIMANTAN TIMUR
Pandemi
COVID-19 di Indonesia tak kunjung usai masih banyak masyarakat yang terkena
virus ganas ini. Pemerintah pun berupaya untuk memperketat pencegahan virus ini.
Dampak dari pandemi ini sangat merugikan seluruh masyarakat yang ada di
Indonesia terutama masyarakat Kabupaten Paser. Menghadapi
pandemi yang disebabkan oleh penyebaran Covid-19, dibutuhkan kesigapan
pemerintah sekaligus kesadaran dan ketaatan masyarakat pada semua elemen. Di
awal, pemerintah kurang mempersiapkan diri untuk mengedukasi masyarakat. Elite
pemerintahan melalui komentar mereka di media, tidak berusaha memberi
pengetahuan yang cukup untuk masyarakat, bahkan seolah tidak menganggap sebaran
Covid-19 ini membahayakan. Bahkan kesan yang diperlihatkan pada publik seolah
acuh terhadap persoalan yang akan dihadapi misalnya pernyataan Menteri
Kesehatan (dalam m.detik.com (02 Meret 2020); suara.com (4 Maret 2020);
m.liputan6.com (10 Maret 2020), terkesan pemerintah kurang mempersiapkan
antisipasi dalam menjaga keselamatan warga negaranya. Walaupun demikian,
penetapan status darurat kesehatan nasional dilakukan dan akhirnya pemerintah
mau tidak mau harus siap perang melawan penyebaran virus. Negara dalam kondisi
darurat, ketakutan dan kepanikan sosial semakin meningkat.
. Namun hal
tersebut tidak menghalangi pelajar menimbah ilmu, dengan adanya teknologi yang
canggih seperti sekarang ini pelajar mampu belajar secara daring. Selain itu
pandemi juga tidak menghalangi para mahasiswa untuk tetap berkarya,
melaksanakan kegiatan seperti kegiatan Pendidikan, pengajaran, penelitian,
pengembangan, dan pengabdian pada masyarakat atau pun Kuliah Kerja Nyata (KKN)
bagi mahasiswa UPI. KKN UPI dilaksanakan untuk mewujudkan merdeka belajar dan
mengabdi kepada masyarakat guna membantu masyarakat yang dinaungi oleh LPPM
UPI. Kegiatan KKN ini membuat mahasiswa agar berinovasi, berkarya dalam pandemi
ini. LPPM UPI juga memberikan penghargaan bagi mahasiswa yang telah melakukan kegiatan
relawan yang disetarakan dengan program KKN.
Kegiatan KKN dilakukan secara
sukarela atas panggilan dari hati dan bukan tanggung jawab dari LPPM UPI.
Kegiatan KKN ini dilakukan di Kelurahan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimntan Timur. Kegiatan relawan COVID-19 mulai pada tanggal 26
Maret 2020. Kegiatannya meliputi pendataan
masyarakat RT.04 Desa Jone, Pembuatan video lomba Nasional tentang New Normal
dibawah naungan pemerintah Kabupaten paser, pembuatan 40 buah masker, pembuatan
handsanitizer dan disibfektan serta poster-poster edukasi mengenai pencegahan
Covid-19 yang selalu di unpload di media sosial seperti Facebook, Twitter,
whatsappstory, dan instastory Banyak
sekali masyarakat yang kurang memahami tentang pandemi Covid-19 ini
terutama di Desa Jone, sehingga banyak dari mereka yang termakan hoax
dan mudah mempercayai berita yang belum relevan sumbernya.”Untuk itu lebih banyak dan dominan untuk membuatkan poster edukasi mengenai Covid-19 yang kemudian dibagikan ke
media sosial agar masyarakat Kabupaten Paser dapat teredukasi dengan baik.” (Nabila,20)
Kegiatan KKN ini sangat didukung oleh kepala RT.04 Desa
Jone, selain dapat mengedukasi masyarakat kegiatan ini juga dapat membantu
pemerintah untuk meminimalisir berita hoax yang beredar. Poster
tersebut dibuat setiap hari kemudian dibagikan kepada masyarakat Tanah Grogot
melalui media sosial yang kemudian masyarakat menjadi paham apa covid-19 itu,
bagaimana langkah pencegahannya,dsb.







Komentar
Posting Komentar